Sekilas Tentang Undangan dan Bersyukur dengan Undangan Aqiqah

 

Foto: Aqiqah Nurul Hayat 


Undangan. Sesuatu yang akrab dalam kehidupan kita. Undangan adalah sebuah surat yang lebih sering berbentuk kartu yang isinya meminta penerima untuk datang ke sebuah acara. Secara umum, undangan biasanya dicetak pada sebuah kertas. Meskipun tak jarang ada juga yang dicetak di kain atau media lainnya. Sistem cetak pada kertas biasanya menggunakan sistem offset maupun digital printing.  Undangan terus berkembang dari waktu ke waktu. Baik dari segi desain, media yang digunakan dan berbagi variasi lainnya. Bahkan sekarang, tak jarang undangan sudah bukan lagi berupa barang cetak. Ada undangan digital yang berupa gambar dan video.

Berbicara soal undangan, tentu kita penasaran bagaimana sih, awal mula adanya undangan? Yuk, mari kita cari tahu bersama-sama  bagaimana sejarah undangan!

Sebelum Abad Pertengahan

Sebelum Johannes Gutenberg pada tahun 1447 menemukan mesin cetak, acara-acara Inggris biasanya diumumkan di jalanan dengan suara keras. Siapapun yang dalam jangkauan pengumuman suara tersebut, maka dialah yang menjadi tamu undangan acara tersebut.

Tahun 1642 Ludwig Von Siegen membawa kualitas undangan menjadi lebih tinggi dengan penemuan pelat logam ukiran engraving yang ia temukan. Pada saat itu kata-kata undangan tak sesederhana undagang hari ini. Kata-kata undangan saat itu biasanya lebih rumit. Misalnya, nama masing-masing tamu dicetak secara individual pada setiap undangan.

Revolusi Industri

Setelah Alois Senefelder menemukan litografi pada tahun 1798, undangan menjadi lebih baik lagi. Litografi memungkinkan untuk menghasilkan tulisan yang sangat tajam dan khas tanpa perlu alat pengukir. Inilah yang membuka jalan munculnya pasar untuk undangan. Meskipun saat itu undangan masih dikirimkan secara langsung, karena pos belum bisa benar-benar maksimal dalam mengantarkan undangan.  Saat itu untuk menyiasati undangan yang diantarkan langsung agar tidak rusak, biasanya undangan dilindungi dengan amplop ganda.

Era Modern

Alat cetak undangan, semakin hari semakin berkembang. Hal ini juga didukung oleh perkembangan termografi. Termografi, meskipun tidak memiliki kehalusan dan ukiran yang khas, merupakan metode yang lebih murah untuk membuat tulisan timbul. Hadirnya teknik ini membuat undangan, baik yang dicetak maupun yang diengrave, menjadi terjangkau untuk semua kalangan.

Selama beberapa tahun terakhir, munculnya teknologi laser menghadirkan kemajuan dan keunikan tersendiri bagi pasar undangan. Teknologi laser cutting banyak digunakan bukan hanya pada undangan yang bermedia kertas tapi juga pada undangan yang bermedia akrilik dan media-media lainnya.  Undangan laser cutting cukup digemari karena unik, mewah dan sangat elegan. Namun sayangnya untuk mendapatkan undangan jenis ini, orang harus merogoh kocek yang cukup dalam.

Jenis-Jenis Undangan

Blangko

Jenis undangan yang pertama adalah blangko. Undangan jenis blangko biasanya merupakan kartu kosong. Untuk mengisinya diperlukan mesin cetak khusus atau printer rumahan biasa. Blangko sendiri, biasanya merupakan undangan yang dasarnya tidak dapat diubah model maupun warnanya karena merupakan hasil produksi massal. Sehingga pembeli hanya bisa mengisikan tulisan ataupun gambar.

Undangan Jadi

Seperti namanya, undangan jadi adalah jenis undangan yang sudah mencantumkan tulisan-tulisan tertentu misalnya kata pembuka, kolom nama pengantin, tanggal dan  waktu acara dan sebagainya.  Undangan ini bersifat semi cetak dan tidak memerlukan cetak print tinta untuk mengisinya karena sudah tersedia di dalam. Pengisi undangan hanya harus menuliskan data yang diperlulan dengan tulisan tangan.  Undangan jenis ini berbeda dengan jenis blangko karena undangan jenis ini sudah tidak bisa diubah tata letak dan format isinya.

Undangan Custom

Jenis undangan ini adalah jenis undangan yang membebaskan pemilik acara untuk berkreatifitas sesuai kehendak dirinya. Baik dari model, tulisan, warna, media yang dipakai dan banyak hal lain. Pemilik atau pembuat acara benar-benar berkuasa atas undangan yang ia inginkan. Banyak orang memilih undangan ini karena kesan eksklusif, berbeda dengan undangan milik orang lain karena undangan mereka benar-benar dibuat sesuai keinginan mereka sendiri.

Nah, itu dia sekilas tentang sejarah dan jenis-jenis undangan. Undangan bisa dipakai dalam berbagai acara. Misalnya undangan acara milad, undangan  khitanan, undangan pernikahan, undangan wisuda hingga undangan aqiqah. Khusus untuk acara aqiqah biasanya pemilik acara menyiapkan undangan aqiqah sebagai wujud rasa syukur dan ungkapan bahagia atas kelahiran putra-putri mereka. Mereka biasanya menyembelih kambing  kemudian bersama tamu undangan aqiqah menikmati sajian daging kambing aqiqah tersebut.  Tamu undangan aqiqah tentu akan turut berbahagia dan turut melantunkan doa terbaik bagi sang pemiliki hajat. Sehingga antara pemilik hajat dan tamu undangan aqiqah akan terjalin sebuah silaturahmi dan saling mendoakan yang cukup baik.

Oke, itulah sekilah pembahasan singkat soal undangan. Sampai jumpa di tulisan berikutnya tentang hal menarik lainnya, ya! 


Comments

Popular posts from this blog

Harga Aqiqah Surabaya

Rumah Makan Sate Gule di Malang dan Paket Aqiqah Malang

Mengenal Jenis-Jenis Kambing di Dunia