KAMBING ALPINE
Kambing Alpine merupakan kambing pegunungan. Bentukannya kambing Alpine sangat gagah, dengan wajah kambing tegas dan tanduk yang besar panjang melengkung. Kambing Alpine biasanya memiliki tinggi antara 70 cm hingga 80 cm. Kambing ini memiliki bulu pendek, dan bertanduk panjang yang sangat bagus. Dengan corak kulit yang sangat bagus yakni kombinasi putih dan coklat. Kambing pegunungan memang menjadi kambing primadona yang sangat fotogenik. Bagaimana tidak, berbagai macam foto kambing Alpine sangatlah bagus. Kambing yang memiliki berat hingga 80 kg ini memang jarang dipotong karena keberadaanya digunung.
LA MANCHA
Kambing La Mancha dilahirkan dengan telinga yang sangat kecil. Mereka adalah pemerah susu yang baik, menghasilkan susu dengan kandungan protein dan lemak mentega yang tinggi. Salah satu keuntungan besar dari trah ini adalah mereka dapat diperah selama dua tahun tanpa penyegaran. Mereka umumnya santai, kooperatif, dan kokoh.
NUBIAN
Kambing Nubia mudah dikenali karena telinganya yang panjang, terkulai, dan moncong "hidung Romawi" yang cembung. Karena warisan Timur Tengahnya, jenis ini dapat berkembang biak di iklim yang lebih panas daripada kambing perah lainnya, dan mereka memiliki musim kawin yang lebih lama. Meskipun mereka tidak menghasilkan banyak susu per kambing seperti ras lainnya, susu Nubian memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi. Trah ini juga dibesarkan untuk daging, atau untuk daging dan susu.
SAANEN
Kambing Saanen adalah jenis kambing perah terbesar, dan kedua dalam produksi susu setelah kambing Alpine. Kambing populer ini memiliki rambut pendek, putih, dan telinga tegak, serta dikenal karena temperamennya yang santai.
BOER
Jika Anda mencari hewan daging yang ekonomis atau tertarik untuk menghasilkan sedikit uang tambahan, pertimbangkan untuk memelihara kambing Boer. Awalnya dibesarkan di Afrika Selatan, Boer sekarang menjadi salah satu ras kambing pedaging utama di A.S.
KIKO
Kambing pedaging dari Selandia Baru ini mudah dipelihara, tumbuh mencapai bobot pasar dengan cepat, dan bahkan akan membersihkan gulma di areal Anda. Kambing Kiko dikembangkan di Selandia Baru dengan mengawinkan kambing liar dengan kambing perah pada tahun 1980-an. Tujuannya adalah kemampuan bertahan hidup dan tingkat pertumbuhan. Trah ini lepas landas di AS sekitar tahun 2000 ketika peternak mulai mengawinkan Kikos dengan kambing Boer untuk menggabungkan produksi daging dengan kemampuan mengasuh.
TENNESSEE FAINTING (MYOTONIC)
Ini adalah satu-satunya jenis kambing yang berasal dari Amerika Serikat. Istilah pingsan berasal dari kecenderungan kambing menjadi kaku atau tegang saat kaget atau bersemangat, karena kondisi genetik yang disebut myotonia congenita. Pengerasan otot dapat menyebabkan kambing membeku di tempat selama sekitar 10 hingga 20 detik dan terkadang terjatuh. Meskipun mereka diklasifikasikan sebagai kambing pedaging, banyak pemilik areal memeliharanya untuk hewan peliharaan karena sifatnya yang jinak dan cara menghiburnya. Mereka datang dalam berbagai warna dan panjang bulu.
KAMBING PYGMY
Kambing Pygmy mungkin jadi kambing yang sangat saying untuk dipotong. Karena pada dasarnya kambing ini berukuran mini dan menggemaskan. Karena ukurannya yang kecil dan kadang bermotid lucu yakni berwarna putih dan hitam, membuat kambing ini malah cocok untuk dipelihara dirumah sebagai hewan peliharaan, seperti kucing. Kelucuan dan luguan yang diperlihatkan wajah dari kambing Pygmy membuat semua orang ingin mengadopsinya. Kambing Pygmy ini berasal dari lembah Kamerun. Bobot kambing ini hanya akan mencapai bobot maksimal yakni 30 kg saja. Kambing yang termasuk dalam kambing kerdil ini akan memiliki tanduk jika umurnya makin bertambah. Dengan melihat wajah yang lucu dari sang kambing, siapa sih yang tega untuk memakannya, walaupun secara penelitian, daging kambing Pygmy ini termasuk memiliki daging yang lembut dan enak untuk dikonsumsi.
DWARF NIGERIA
Jenis “sapi perah kecil” ini memiliki kepribadian yang besar! Mereka juga sering digunakan untuk pertunjukan. Deb Miller beternak kambing kurcaci Nigeria dan mengatakan dia mendapat sekitar satu liter susu per kambing di setiap pemerahan.
KAMBING ANGORA
Kambing Angora menjadi kambing potong yang unik karena memiliki tubuh yang pendek dengan bulu putih tebal dan tanduk melingkar yang indah. Kambing Angora ini merupakan penghasil daging yang baik, karena satu ekornya bisa menghasilkan 35-80 kg. Kambing yang berasal dari Asia Tengah ini dapat hidup juga di daerah tropis yang kering. Selain daging, bulu kambing Angora ini halus seperti Sutra. Kambing Angora juga sangat bagus apabila difoto dengan keunggulan dibulunya. Bulu putih yang bagus itu menjadikan kambing Angora sangatlah terlihat begitu bagus. Oleh sebab itu kadang melihat kambing Angora mau dipotong, jadi agak tidak tega, karena memang bentukannya kambingnya bagus dan sayang kalau dipotong.
KAMBING KASHMIR
Kambing potong yang berbentuk indah lainnya bernama kambing Kashmir. Bagaimana tidak disebut indah, kambing Kashmir ini tampak sangat cantik dengan dibagian mata ada bagian hitam dan bentuk wajah yang berbulu pendek putih. Tanduk kambing ini juga tidak panjang, hampir sama panjangnya dengan telinganya. Kambing yang habitatnya dipegunungan Asia Tengah seperti Tibet, Mongolia, Iran, Turki dan sekeliling Rusia ini memiliki berat sebesar 40 kg hingga 60 kg. Selain daging, bulu kambing yang berwarna putih ini juga dimanfaatkan, karena mampu hasilkan bulu 123 gram per ekornya ditiap tahun.
Nah, itulah dia beberapa jenis kambing di dunia. Bagi ummat Islam, kambing erat kaitannya dengan ibadah aqiqah.
Kambing aqiqah harus memenuhi beberapa syarat untuk dijadikan sebagai
kambing aqiqah. Jika Anda bingung bagaimana memilih
kambing aqiqah yang sudah memenuhi syarat syari, Anda bisa menghubungi Aqiqah Nurul Hayat.
Kambing aqiqah Nurul Hayat sudah sesuai dengan syarat syari.
Kambing aqiqah Nurul Hayat juga dimasak dengan cara khusus sehingga daging
kambing aqiqah Anda tidak bau prengus.
Comments
Post a Comment